VIVAnews -- Semua hal lumpuh saat bencana terjadi, termasuk sistem komunikasi. Padahal, untuk membangun jaringan komunikasi di area bencana sering kali makan waktu, dan itu berakibat fatal, menghambat kerja tim penyelamat untuk menyelamatkan banyak nyawa.
Namun, sistem terbaru berupa robot yang bisa terbang secara otonom kini sedang dikembangkan oleh Federal Institute of Technology in Lausanne (EPFL). Robot terbang ini bisa membentuk jaringan darurat nirkabel yang lebih cepat, lebih bisa diandalkan, dan lebih terjangkau.Robot ini bagian dari Swarming Micro Air Vehicle Network (SMAVNET) atau proyek riset Laboratory of Intelligent Systems (LIS) EPFL yang bertujuan mempelajari kecerdasan binatang, meniru dan perilaku kolektif koloni binatang atau serangga. "Tujuannya, untuk menciptakan sebuah sistem yang dapat diterapkan dalam skrenario bencana," kata ilmuwan riset LIS, Jean-Christophe Zufferey seperti dimuat CNN."Kami memulai penelitian di EPFL pada robot yang terispirasi biologi pada tahun 2001, mulai dari robot serangga yang bisa menghindar dari kemungkinan menubruk dinding atau tanah. Setelah sukses, kami melangkah maju dengan melakukan penelitian di luar ruangan."Lantas, hal itu mengawali pembuatan "flying wing" atau "sayap terbang" -- satu dari 10 perangkat yang diterbangkan secara bersamaan -- sebagai bagian dari proyek SMAVNET.Sayap-sayap terbang itu dibuat dari busa plastik ringan bertenaga baterai lithium di motor belakangnya. Micro Air Vehicles (MAVs) -- demikian ia dinamakan, diluncurkan seperti Frisbee. Lihat video demonstrasinya di sini.Setelah mengudara, sistem autopilot akan mengontrol ketinggian, kecepatan, dan laju beloknya. Di saat yang sama MAVs menghindari tabrakan udara dengan berkomunikasi satu sama lain melalui sensor aliran optik.Sensor yang dipasang di depan setiap MAV, memungkinkan untuk mendeteksi jarak antara obyek dan berubah arah jika mereka terlalu dekat satu sama lain. Inspirasinya berasal dari kerumunan semut yang berjalan beriringan dari sarang mereka ke sumber makanan. "Sensor mirip dengan yang ditemukan di sebuah mouse komputer - mereka benar-benar detektor optik bagus," kata Zufferey.Data final untuk proyek SMAVNET saat ini sedang dikumpulkan sebelum peneliti LIS memulai sebuah proyek tindak lanjut yang disebut "Swarmix"-- yang akan mengeksplorasi bagaimana kawanan robot dapat digunakan untuk membantu penanganan di daerah bencana.Idenya, kelompok MAVs yang diterbangkan bersamaan akan dilengkapi dengan modul nirkabel kecil untuk membentuk sebuah jaringan ad-hoc yang bisa digunakan tim penyelamat untuk berkomunikasi.Robot terbang kecil memiliki keunggulan daripada perangkat jaringan di atas tanah. Setidaknya, medan pasca bencana yang sulit tak lagi jadi halangan. Alat ini juga tak tergantung sensor yang mahal atau peralatan lahar.Namun, alat ini belum sempurna. Perlu sejumlah modifikasi. Masalah yang paling kentara adalah daya tahan - MAVs yang berukuran kecil hanya mampu bertahan di udara selama 30 sampai 60 menit. Energi surya sedang dipertimbangkan untuk memecahkan masalah ini.Sebaliknya, ada keuntungan dari ukuran pesawat yang kecil -- yang beratnya sekitar 420 gram, yakni tidak akan menyebabkan kerusakan jika menabrak sesuatu atau orang.Tak hanya menyediakan jaringan komunikasi saat bencana, pesawat ini juga bisa digunakan dalam berbagai misi; foto udara, pemetaan 2D dan 3D, juga untuk pemantauan lingkungan.Kapan produk ini bisa dipasarkan? Kata Zufferey, tunggu hingga dua sampai empat tahun mendatang.
Satu Harapan Untuk Kemajuan, Himpunan Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PONTIANAK. Maju terus JKL !!!
Label
- Artikel Kesling (11)
- Galeri (1)
- HMJ (6)
- Kegiatan kesling (4)
- Kreasi KesLing (1)
- Ragam Kesling (4)
- Welcome (1)
Laman
Kamis, 24 Maret 2011
Robot Ini Solusi Komunikasi Mati Saat Bencana
Label:
Ragam Kesling
5 Hal Aneh yang Bisa Anda Temukan di Singapura
Oleh Denise Cheong
Hanya di Singapura, Anda bisa kehilangan S$100 sebelum berada di dalam kasino, mengantri dua jam untuk bubble tea, dan bergabung dengan agen kencan yang dikelola pemerintah.
Kita semua tahu tentang pendingin ruangan Singapura, mal-mal, pusat jajanan (hawker), denda untuk membuang sampah sembarangan dan membawa durian. Namun tahukah Anda bahwa Singapura juga memiliki agen kencan yang disponsori oleh pemerintah dan Hotel Merlion? Berikut ini adalah lima fakta unik lainnya tentang negara-kota ini.
Hanya di Singapura, Anda bisa kehilangan S$100 sebelum berada di dalam kasino, mengantri dua jam untuk bubble tea, dan bergabung dengan agen kencan yang dikelola pemerintah.
Kita semua tahu tentang pendingin ruangan Singapura, mal-mal, pusat jajanan (hawker), denda untuk membuang sampah sembarangan dan membawa durian. Namun tahukah Anda bahwa Singapura juga memiliki agen kencan yang disponsori oleh pemerintah dan Hotel Merlion? Berikut ini adalah lima fakta unik lainnya tentang negara-kota ini.
1. Antrian panjang bubble tea
Kami tidak pernah melihat antrian seperti ini sejak Hello Kitty muncul di McDonald's. Toko bubble tea trendi seperti Koi, Gong Cha dan I Love Taimei benar-benar menangguk untung besar dari para penyuka bubble tea yang rela antre sampai dua jam untuk mendapatkan minuman favorit mereka.2. Kafe pelayan
Para Meido-san ini akan menyuapi Anda, merapikan kuku, bahkan memberi pijatan.
3. Hotel Merlion
Seakan Merlion tidak cukup dipermalukan, kini sebuah hotel pun didirikan atas namanya.
4. Bea masuk S$100 untuk kasino
Banyak penduduk setempat yang sudah ditahan, didenda, dan bahkan dipenjara karena menggunakan izin kerja orang asing untuk mencoba masuk ke kasino tanpa membayar bea masuk.
5. SDU = Single, Desperate, Ugly?
Label:
Ragam Kesling
Selasa, 22 Maret 2011
13 Nutrisi super dalam Kacang Kedelai
VIVAnews - Angka 13 identik dengan angka sial, tetapi tidak untuk 13 nutrisi yang terdapat pada kacang kedelai. Beberapa penelitian menyebutkan kalau kacang kedelai merupakan "makanan super" karena kandungan nutrisinya yang sangat tinggi dan bisa memenuhi kebutuhan tubuh dalam porsi yang hampir sempurna.
Seperti dilansir dari Times of India, kedelai mengandung 13 nutrisi penting. Yaitu, protein berkualitas tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, kalsium, magnesium, besi, serat, asam folat, vitamin B1, B2, dan B6, kalium dan fosfor, dan seng. Menurut The American Heart Association, kedelai merupakan sumber protein yang berkualitas paling baik untuk para vegetarian.Kandungan kolesterol alami dan bebas laktosa, serta kandungan asam lemak esensial seperti omega 3 dan omega 6, membuat kedelai sangat direkomendasikan untuk orang-orang dengan gangguan jantung, diabetes dan darah tinggi.
adapted from:
Klik disini
Seperti dilansir dari Times of India, kedelai mengandung 13 nutrisi penting. Yaitu, protein berkualitas tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, kalsium, magnesium, besi, serat, asam folat, vitamin B1, B2, dan B6, kalium dan fosfor, dan seng. Menurut The American Heart Association, kedelai merupakan sumber protein yang berkualitas paling baik untuk para vegetarian.Kandungan kolesterol alami dan bebas laktosa, serta kandungan asam lemak esensial seperti omega 3 dan omega 6, membuat kedelai sangat direkomendasikan untuk orang-orang dengan gangguan jantung, diabetes dan darah tinggi.
Kedelai mengandung 45 persen protein nabati berkualitas tinggi, yang sebanding dengan protein pada telur termasuk 18-20 persen lipid, yang merupakan sumber utama lemak baik atau lemak tak jenuh ganda.
Kedelai juga diketahui memiliki seluruh kandungan asam amino esensial dalam rasio yang tepat. Dengan mengonsumsi 25 sampai 50 gram kacang kedelai setiap hari diketahui bisa mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Jadi, mulai sekarang, jadikan kacang kedelai sebagai camilan sehat Anda sehari-hari. (pet)adapted from:
Klik disini
Label:
Artikel Kesling
Sabtu, 19 Maret 2011
Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM POLTEKKES 2011
Selasa, 15 Maret 2011
Hati- Hati, Roti Panggang Bikin Anda Cepat Tua
SEBAIKNYA Anda mempertimbangkan makan roti panggang yang garing alias croissant saat sarapan. Sebab, sejumlah ilmuwan menyatakan roti tersebut mengandung bahan kimia yang dapat mempercepat proses penuaan dan menimbulkan banyak penyakit kronis.
Josephine Forbes dari Baker IDI Heart dan Diabetes Institute telah meneliti banyak makanan, termasuk croissant. Bahan kimia yang terkandung dalam croissant bernama Advanced Glycation End Products (AGEs). Bahan tersebut juga terkandung dalam soda dan kopi.
Forbes menyebutkan kandungan AGEs yang terlalu banyak dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit jantung dan diabetes. Tak hanya itu, kerutan dan pigmentasi pun bermunculan menandakan proses penuaan kulit.
Biasanya, makanan yang menggunakan AGEs mengandung banyak gula atau lemak hewan. Makanan itu kemudian dipanggang, dibakar, atau digoreng pada suhu tinggi hingga renyah dan berwarna keemasan.
"Semakin banyak gula pada makanan, semakin banyak AGEs yang dihasilkan dalam prosesnya. Makanan yang dipanggang hingga renyah biasanya mengandung banyak AGEs," kata peneliti Forbes.
Tubuh kita bisa mendapatkan AGEs terlalu banyak dalam dua cara. Salah satunya dari beberapa makanan dan ketika kadar gula darah terlalu tinggi, seperti diabetes atau pradiabetes.
Meskipun penelitian terhadap efek AGEs 'masih dalam tahap awal, studi ini telah menunjukkan bahwa bahan kimia itu memang mampu merusak sistem kekebalan tubuh, arteri mengeras, dan fungsi ginjal bermasalah. AGEs juga menyerang kolagen di kulit sehingga mengakibatkan arthritis dengan cara merusak sendi.(MI/***)
Sumber : Metro Tv News
Ilustrasi Foto: Klikunic.com
Josephine Forbes dari Baker IDI Heart dan Diabetes Institute telah meneliti banyak makanan, termasuk croissant. Bahan kimia yang terkandung dalam croissant bernama Advanced Glycation End Products (AGEs). Bahan tersebut juga terkandung dalam soda dan kopi.
Forbes menyebutkan kandungan AGEs yang terlalu banyak dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit jantung dan diabetes. Tak hanya itu, kerutan dan pigmentasi pun bermunculan menandakan proses penuaan kulit.
Biasanya, makanan yang menggunakan AGEs mengandung banyak gula atau lemak hewan. Makanan itu kemudian dipanggang, dibakar, atau digoreng pada suhu tinggi hingga renyah dan berwarna keemasan.
"Semakin banyak gula pada makanan, semakin banyak AGEs yang dihasilkan dalam prosesnya. Makanan yang dipanggang hingga renyah biasanya mengandung banyak AGEs," kata peneliti Forbes.
Tubuh kita bisa mendapatkan AGEs terlalu banyak dalam dua cara. Salah satunya dari beberapa makanan dan ketika kadar gula darah terlalu tinggi, seperti diabetes atau pradiabetes.
Meskipun penelitian terhadap efek AGEs 'masih dalam tahap awal, studi ini telah menunjukkan bahwa bahan kimia itu memang mampu merusak sistem kekebalan tubuh, arteri mengeras, dan fungsi ginjal bermasalah. AGEs juga menyerang kolagen di kulit sehingga mengakibatkan arthritis dengan cara merusak sendi.(MI/***)
Sumber : Metro Tv News
Ilustrasi Foto: Klikunic.com
Label:
Artikel Kesling
Tanda awal gagal ginjal
Metrotvnews.com, Jakarta: Tanda dan gejala penyakit ginjal sering tidak spesifik dan bisa mirip dengan berbagai penyakit lain. Di bawah ini peringatan dini penyakit ginjal mengingatkan Anda memeriksakan diri secepat mungkin sebelum kondisinya memburuk, dilansir The Star.
Pertama,
Kenali gejala gagal ginjal
Ginjal membantu tubuh kita membuang kelebihan air, gagal ginjal dapat menyebabkan tubuh menahan air lebih dari yang seharusnya. Hal ini menyebabkan bengkak di sekitar mata dan pembengkakan di tangan dan kaki.
Ginjal juga seharusnya membantu mengatur tekanan darah kita. Bila ginjal rusak, kita juga mungkin mengalami tekanan darah tinggi.
Setelah 'menyaring' darah, ginjal mengekskresikan (mengeluarkan) kelebihan air, produk limbah, dan racun melalui urin kita. Ginjal yang rusak atau sakit tidak mungkin menyaring urin sebanyak itu. Ginjal yang bermasalah bisa ditandai dengan penurunan volume urin. Orang dengan penyakit ginjal mungkin mengalami masalah dengan buang air kecil (nyeri, atau sering buang air kecil).
Ginjal terletak di bagian belakang, tepat di bawah tulang rusuk kita. Rasa sakit di punggung tengah juga dapat menunjukkan masalah dengan ginjal.
Kedua,
Menilai produk urin
Mungkin sulit mendeteksi perubahan awal dalam urin hanya dengan melihat. Tapi perubahan yang jelas, seperti urin menjadi berbusa (karena kehadiran banyak protein), berdarah (adanya darah pada urin), atau urin berwarna seperti kopi (adanya darah atau protein berpigmen), harus menjadi lonceng peringatan ada masalah dengan ginjal Anda.
Tiga,
Biarkan mesin mengurus sisanya
Jejak jumlah protein atau darah seringkali tidak mengubah tampilan urin, meskipun mereka mungkin menunjukkan penurunan fungsi ginjal dan penyakit ginjal dini. Namun, analisis urin melalui tes laboratorium dapat menemukan mereka.
Sewaktu hal itu ditemukan, dokter mungkin menyarankan pengujian lebih lanjut dengan melibatkan tes darah mengukur kelainan dalam darah yang menunjukkan penurunan fungsi ginjal. Misalnya, peningkatan kadar kreatinin serum (kreatinin merupakan produk limbah dalam darah yang diekskresikan oleh ginjal).
Sebuah kalkulasi tingkat filtrasi glomerular dari kadar serum kreatinin (disebut GFR diperkirakan atau eGFR) akan memberitahu dokter: ginjal seseorang berfungsi normal atau tidak. Kemudian eGFR digunakan untuk menentukan stadium atau keparahan penyakit ginjal kronis. (go4/*****)
Label:
Artikel Kesling
Penjaringan Program Minat dan Prestasi POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK
Dalam rangka penjaringan pelajar berprestasi di lingkungan SMA/SMK Wilayah Propinsi Kalimantan Barat, maka pada tahun Akademik 2011/2012 Politeknik Kesehatan Kemenkes Pontianak akan melakukan Penjaringan Program Minat dan Prestasi (PMDP) bagi siswa SMA/SMK.
Untuk itu bersama ini disampaikan berkas yang berkaitan dengan Program Minat dan Prestasi (PMDP). Diharapkan untuk diinformasikan dan disebarluaskan dilingkungan sekolah, apabila ada hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan langsung ke panitia Sipensimaru Poltekkes Kemenkes Pontianak Jl.28 Oktober – Siantan Hulu
Kec.Pontianak Utara (Telp/Fax: 0561-882632) atau ke www.poltekkes-pontianak.ac.id atau e-mail: poltekkespontianak@yahoo.com
Label:
Ragam Kesling
Senin, 14 Maret 2011
Van Bronckhorst Tiba di Indonesia
Liputan6.com, Jakarta: Sebanyak 23 pemain sepakbola keturunan Indonesia yang bermain pada beberapa liga Eropa atau dikenal dengan nama De Jong Indonesian tiba di Jakarta, Ahad (13/3) siang.
"Kami berharap, para pelajar sekolah sepakbola, pemain muda di klub sekolah maupun klub amatir, serta fans belia dari berbagai klub di tanah air dapat memetik pelajaran dari De Jong Indonesian," kata Velix Wanggai, Staf Khusus Presiden RI Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah.
Paman dari pemain timnas Indonesia, Octovianus Maniani, itu menyebut beberapa pesepakbola top Eropa keturunan Indonesia yang pantas mejadi idola pemain muda lokal, seperti Giovanni van Bronckhorst (mantan kapten timnas Belanda yang pernah membela Barcelona), Robin van Persie (penyerang Arsenal), dan Radja Nainggolan (pemain yunior Belgia yang berkarier di klub Cagliary, Italia).
Velix Wanggai, bersama jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga dan puluhan perwakilan fans sepakbola Indonesia turut menjemput kedatangan De Jong Indonesian di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Kedatangan tim yang didampingi pelatih Johny Taihatu itu merupakan bagian dari program "Indonesia Tanah Air Beta" yang digagas Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah dan Kemenegpora. Program itu merupakan tindaklanjut dari arahan Presiden SBY kepada kedua lembaga untuk mempromosikan pendidikan kepada masyarakat melalui olahraga sepakbola (educating mind and heart with football).
Ke-23 anggota tim De Jong Indonesian yang telah menginjakkan kaki di Jakarta, antara lain Steven Steegh (Borussia Moenchengladbach, Jerman), Stiva Taihattu (PSV Eindhoven, Belanda), Jemayel Maruanaya (Fortuna Sittard, Belanda), dan Michael van Venn (RC Genk, Belgia). Menurut rencana, Giovanni van Bronckhorst yang sukses mengantarkan Belanda menjadi runner-up pada Piala Dunia 2010 akan bergabung dengan rekan-rekannya pada 17 Maret nanti.
Dalam sepekan ke depan, De Jong Indonesian akan mengadakan pertandingan persahabatan dengan klub-klub lokal di Maluku, Jakarta, Bandung, serta melakukan kegiatan coaching clinic, kunjungan amal, dan ajang "5000 pesepakbola menggiring bola." Anggota tim De Jong Indonesian rata-rata berusia muda. "Beberapa dari mereka juga tertarik untuk membela tim merah putih," kata Velix. (YUS)
adapted from: Klik Disini
Label:
Ragam Kesling
Sabtu, 12 Maret 2011
3 Trik Kurangi Porsi Makan
Kompas.com — Mereka yang sedang dalam program penurunan berat badan sering kali dilanda rasa bersalah setelah menghabiskan sepiring makanan tanpa sadar. Banyak hal yang bisa mendorong Anda makan berlebihan, salah satunya adalah kurang fokus pada makanan. Kami berikan tiga tips mudah untuk mengurangi porsi makan.
1. Perhatikan isi piring
Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Bristol, Inggris, menemukan orang-orang yang terbiasa makan sambil melakukan pekerjaan lain, seperti membaca, menonton TV, atau memainkan ponsel, cenderung makan lebih banyak dibanding orang yang fokus pada makanan yang terhidang di depannya.
2. Makan pada waktunya
Jangan abaikan rasa lapar karena itu adalah sinyal tubuh Anda. Yang perlu diperhatikan adalah makan tepat pada waktunya sehingga kecenderungan untuk makan berlebihan akibat "lapar mata" tidak terjadi. Jika perut sering berbunyi sebelum waktu makan, camillah snack sehat untuk mengurangi lapar atau minumlah air putih. Penelitian menunjukkan orang sering salah mengartikan dehidrasi sebagai rasa lapar.
3. Foto makanan Anda
Kebiasaan memotret makanan yang disantap lalu meng-upload ke situs jejaring sosial ternyata bisa membantu kita mengontrol asupan makanan. Pelaku diet yang terbiasa memotret semua jenis makanan yang mereka konsumsi ternyata lebih mawas pada apa yang sudah mereka makan dan apakah menu yang dipilih sehat.
Label:
Artikel Kesling
Jumat, 11 Maret 2011
Awas, mendengkur
Banyak orang tidak menyadari, bahwa mendengkur bukan sekadar masalah sosial tetapi bisa menjadi masalah kesehatan serius.
Selain bunyi dengkuran keras yang sangat mengganggu teman tidur, pendengkur berat umumnya mengalami gangguan sumbatan pernapasan saat tidur (obstructive sleep apnea/OSA) sehingga terjadi hentian napas yang dapat terjadi sampai beberapa ratus kali dalam semalam.
Jika terjadi setiap hari, hal ini dapat menyebabkan berbagai macam penyakit antara lain kelainan sistem pembuluh darah jantung seperti tekanan darah tinggi, aritmia jantung, infark otot jantung, kegagalan jantung, transient ischemic attact dan stroke.
Menurut The America Academy of Head and Neck Surgery, apa yang Anda dengar saat seseorang mendengkur adalah hasil dari suatu bentuk sumbatan yang menghalangi aliran udara melalui mulut atau hidung. Penyumbatan itu, bagaimanapun kecilnya, dapat menyebabkan jaringan saluran udara bergetar dan flap terhadap satu sama lain sehingga berderak.
Dr Volker Schilling, dokter bedah kepala dan tenggorokan klinik Vivantes di distrik Neukoelln, Berlin, menyatakan terdapat sekitar 30 juta orang Jerman diperkirakan adalah pendengkur. Kebiasaan itu tidak hanya menyebalkan, namun lebih menyimpan risiko masalah kesehatan yang berujung kematian.
Pada saat otot di langit-langit dan uvula (bagian dari langit-langit yang membentang dari bagian atas hingga hingga pangkal lidah) dalam keadaan relaks, mereka dapat bergetar yang menghasilkan suara ribut saat si pendengkur bernafas.
Seperti dilansir dari Mayo Clinic, kondisi yang dapat menyebabkan seseorang mendengkur antara lain kelebihan berat badan, makan malam dalam waktu larut malam menjelang akan tidur, yang membuat tubuh sibuk bekerja mencerna pada saat orang yang bersangkutan tidur malam.
Mendengkur, selain bisa disebabkan karena faktor-faktor tertentu, ternyata mendengkur juga bisa disebabkan karena suatu kelainan yang sangat serius yakni sleep apnea.
Sleep apnea merupakan suatu kondisi yang terjadi pada saluran pernapasan bagian atas yang menyebabkan berhentinya kegiatan benapas untuk beberapa detik kurang lebih sebesar 90 detik. Kondisi seperti itu, akan membuat otot jatuh ke belakang dan masuk ke tenggorokan dan menghalangi masuknya udara.
"Situasi tertutupnya saluran masuk udara menyebabkan kurangnya oksigen di dalam darah," kata Schilling yang menambahkan bahwa orang yang mengalami hal itu otot-ototnya kemudian menjadi kejang sehingga ketegangan itu membuat orang yang semula tidur nyenyak menjadi tidur tidak tenang dan mudah terbangun.
Berikut tips sehat kurangi kebiasaan mendengkur:
1. Menurunkan berat badan. Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan sedikit bisa mengurangi dengkuran dengan melebarkan ruang dalam saluran pernapasan Anda.
2. Tidur pada jam yang sama setiap malam dan usahan tidur lebih lama.
3. Tidurlah menghadap satu sisi tubuh, bukan terlentang dengan punggung di bawah. Jika Anda kesulitan tidur seperti ini, jahitlah sebuah kantung baju di bagian belakang baju tidur Anda dan letakkan bola tenis di dalamnya. Dengan begitu, Anda tidak akan tidur dengan punggung di bawah.
4. Hindari alkohol dan obat penenang sebelum tidur. Alkohol dan obat penenang bisa merelakskan otot-otot tenggorokan sehingga bisa mempersempit saluran pernapasan.
5. Berhentilah merokok. Merokok akan menyebabkan peradangan dan pembengkakan tenggorokan.
6. Naikkan kepala tempat tidur Anda hingga 4-6 inci dengan cara meletakkan batu bata di bawah kaki tempat tidur.
7. Batasi masalah pernapasan, seperti hidung tersumbat karena flu atau alergi.
8. Jika hidung Anda mampat, Anda bisa membersihkan saluran pernapasan di hidung dengan menggunakan obat-obatan seperti decongestant dan spray. Ini bisa membuka jalan udara, memperlancar aliran udara, serta mengurangi dengkuran. Tapi jangan lupa, decongestant yang digunakan dengan cara menghirup tidak bisa digunakan untuk jangka panjang.
9. Pilihlah bantal lebih keras. Bantal yang terlalu lembek akan membuat otot-otot tenggorokan terlalu relaks sehingga menyempitkan saluran pernapasan.
10. Hiruplah uap sebelum tidur atau tidurlah di ruangan yang dilengkapi alat pelembab udara sehingga bisa mengurangi kemampatan dan melembabkan tenggorokan. [mor]
adapted from: Klik Disini
Label:
Artikel Kesling
Kecelakaan Reaktor Nuklir Chernobyl
Kecelakaan reaktor ini adalah kecelakaan reaktor yang paling terkenal. Karena efek yang ditimbulkan cukup dahsyat dan menyebabkan korban yang cukup banyak. Hal ini pula yang menyebabkan penolakan-penolakan berdirinya PLTN di berbagai negara.
Kecelakaan Reaktor Nuklir Chernobyl terjadi pada tanggal 25 April 1986 di negara bagian Ukraina (sebuah negara bagian Uni Soviet pada waktu itu). Reaktor tersebut merupakan jenis reaktor PWR (Pressure Water Reactor) dengan siklus yang seperti dijelaskan dalam bahasansiklus energi dalam reaktor nuklir. Pendingin yang digunakan adalah air biasa dengan moderator grafit.
Pada hari sebelumnya, reaktor dijadwalkan akan di-shut-down (dimatikan) dengan cara menurunkan batang kendali yang berfungsi untuk menyerap neutron. Reaktor tersebut didesain bukan hanya untuk membangkitkan energi listrik tetapi juga untuk menghasilkan plutonium untuk senjata nuklir. Desain reaktor seperti ini tidak digunakan dalam reaktor di negara lain, walaupun sama-sama menghasilkan plutonium tetapi tidak bisa digunakan untuk senjata nuklir. Desain reaktor seperti ini akan memberikan harga reaktivitas void koefisien (reaktivitas karena perubahan pendingin dari cair menjadi uap) jika berada dalam energi rendah. Artinya jika uap dalam reaktor cukup tinggi akan menghasilkan jumlah neutron yang terus meningkat, dan mengakibatkan kelebihan neutron atau disebut keadaan super kritis (seperti yang dibahas dalam Konsep dasar Reaktor Nuklir). Jika kelebihan neutron akan memicu reaksi fisi berantai, dan boom.. reaktor bisa meledak.
Reaktor dijadwalkan untuk dimatikan, batang kendali diturunkan, dan daya reaktor turun. Tentu saja reaktor tidak langsung mati, karena perlu waktu untuk penyerapan neutron. Reaktor beroperasi dalam energi rendah dan sangat tidak stabil dalam keadaan ini, pada saat pompa pendingin dimatikan, teras reaktor bertambah panas, pendingin banyak yang berubah menjadi uap, dan menghasilkan reaktivitas koefisien positif. Terdapat kesalah fahaman antara pengendali teras reaktor dan pengendali pendingin reaktor.
Setelah daya reaktor diturunkan, pengendali pendingin menurunkan aliran pendingin ke dalam teras reaktor. Tetapi, pengendali teras reaktor menganggap daya turun terlalu cepat dan pengendali teras menaikkan kembali daya reaktor dengan cara memcabut batang kendali yang berfungsi menyerap neutron dalam teras reaktor. Di antara kedua pengendali ini terjadi kesalahan komunikasi, begitu mereka menyadari bahwa ada kesalahan prosedur, semua sudah terlambat dan reaktor pun dalam hitungan detik meledak.
Jika dilihat dari uraian di atas, terjadi kecelakaan reaktor tersebut karena desain reaktor yang tidak stabil dan kesalahan operator. Desain reaktor seperti ini dikategorikan dalam desain reaktor generasi ke-2. Reaktor dibuat seefisien mungkin tapi kurang menjamin keamanannya. Sejak peristiwa itu ahli sains dan rekayasa reaktor nuklir terus bekerja keras untuk membuat desain reaktor yang lebih aman. Muncullah desain reaktor yang disebut passive safety. Reaktor didesain untuk bisa aman tanpa tergantung pada operator. Prinsipnya adalah, jika tempertur dalam teras reaktor, sistem akan memberikan reaktivitas umpan balik yang berharga negatif dan reaktor akan kembali stabil setelah beberapa waktu. Analisis kecelakaan reaktor seperti ini banyak dilakukan ahli sains dan rekayasa reaktor nuklir untuk melihat tingkat keamanan reaktor nuklir.
Dengan dikembangkannya desain-desain reaktor dengan pasif safety, kecelakaan reaktor seperti Chernobyl hampir tidak mungkin lagi terjadi.
http://blog.unila.ac.id/yantiyulianti/2010/05/06/kecelakaan-reaktor-nuklir-chernobyl/
Label:
Artikel Kesling
Lawan Kanker dengan Berlian
VIVAnews - Berlian bukan hanya sahabat bagi wanita. Tetapi bisa juga jadi sahabat para penderita kanker. Telah ditemukan bahan kemoterapi berupa partikel karbon kecil yang terbuat dari berlian atau nanodiamonds.
Hal ini dibandingkan dengan tikus yang hanya diberikan obat doxorubicin. Ternyata perpaduan nanodiamond dan doxirubicin juga secara signifikan mengurangi ukuran tumor pada tikus dan meningkatkan angka harapan hidup. (pet)
http://id.berita.yahoo.com/lawan-kanker-dengan-berlian-20110310-215525-023.html
Label:
Artikel Kesling
Apa Kabar UU Persampahan???
Sudah satu tahun UU No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Persampahan diundangkan. Berbagai kewajiban telah diamanatkan kepada pemerintah pusat dan daerah. Namun tampaknya kewajiban itu belum atau tidak dilaksanakan. Akankah UU yang penyusunannya membutuhkan waktu bertahun-tahun itu menjadi macan ompong sebagaimana UU lainnya?
Bila disimak, lahirnya UU Persampahan ini tidak mudah di tengah karut marut pengelolaan persampahan di Indonesia. Namun dengan desakan berbagai pihak, akhirnya DPR mengesahkan UU ini. Harapannya, Indonesia akan lebih baik dalam mengelola persampahan karena sudah ada payung hukumnya. Sayangnya, entah karena sosialisasi kurang atau memang faktor kesengajaan, UU ini belum memberi dampak bagi perbaikan pengelolaan persampahan.
Pemerintah pusat sendiri, menurut UU ini, harusnya telah menyusun peraturan pemerintah dan peraturan menteri sebagai penjabaran UU tersebut. UU memberi batas waktu paling lama satu tahun setelah diundangkan, 7 Mei 2008. Fakta menunjukkan, hingga kini belum ada peraturan pemerintah yang keluar. Menurut sebuah sumber, dari target tiga peraturan pemerintah, saat ini baru satu yang sudah siap. Itupun masih dalam bentuk draft.
Hal yang sama terjadi pada pemerintah daerah. Menurut pasal 44 UU ini, pemerintah daerah harus membuat rencana penutupan tempat pemrosesan akhir sampah yang menggunakan sistem pembuangan terbuka paling lama satu tahun terhitung sejak berlakunya UU ini. Lagi-lagi, belum ada satu pun pemerintah daerah yang melaksanakan amanat UU. Mungkin baru DKI Jakarta yang sudah siap untuk menutup TPA Open Dumping.
Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya yang belum memiliki fasilitas pemilahan sampah pada saat diundangkannya UU ini wajib membangun atau menyediakan fasilitas pemilahan sampah paling lama satu tahun. Seperti halnya pemerintah pusat dan daerah, banyak pengelola kawasan tersebut yang tak peduli dengan isi Pasal 45 UU ini.
Hanya saja, UU ini tidak menetapkan sanksi bila yang mengabaikan UU adalah pemerintah itu sendiri. Sanksi hanya diberikan kepada perorangan atau pengelola kawasan yang melanggar norma-norma pengelolaan sampah, mengimpor sampah rumah tangga dan spesifik. Walhasil, UU yang demikian sulit disusun seperti kehilangan gigi karena para pengambil kebijakan sendiri tak mau melaksanakan ketentuan UU. Kalau sudah seperti ini, siapa yang harus disalahkan?
Tak heran bila banyak pihak mengatakan bahwa kunci pengelolaan persampahan secara khusus dan sanitasi pada umumnya tergantung political will (kemauan politik) pemerintah baik di pusat maupun di daerah. Tanpa ada political will, sebaik apapun peraturan yang disusun, pengelolaan persampahan akan tetap amburadul. Dan kita khawatir, bencana demi bencana akan mengancam lingkungan dan rakyat karena keteledoran dalam menangani persampahan yang kian hari kian bertambah. Semoga ini disadari dan tidak sampai bencana menghampiri.
adapted from:
http://sanitasi.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=99:apa-kabar-uu-persampahan&catid=55:berita&Itemid=125
Bila disimak, lahirnya UU Persampahan ini tidak mudah di tengah karut marut pengelolaan persampahan di Indonesia. Namun dengan desakan berbagai pihak, akhirnya DPR mengesahkan UU ini. Harapannya, Indonesia akan lebih baik dalam mengelola persampahan karena sudah ada payung hukumnya. Sayangnya, entah karena sosialisasi kurang atau memang faktor kesengajaan, UU ini belum memberi dampak bagi perbaikan pengelolaan persampahan.
Pemerintah pusat sendiri, menurut UU ini, harusnya telah menyusun peraturan pemerintah dan peraturan menteri sebagai penjabaran UU tersebut. UU memberi batas waktu paling lama satu tahun setelah diundangkan, 7 Mei 2008. Fakta menunjukkan, hingga kini belum ada peraturan pemerintah yang keluar. Menurut sebuah sumber, dari target tiga peraturan pemerintah, saat ini baru satu yang sudah siap. Itupun masih dalam bentuk draft.
Hal yang sama terjadi pada pemerintah daerah. Menurut pasal 44 UU ini, pemerintah daerah harus membuat rencana penutupan tempat pemrosesan akhir sampah yang menggunakan sistem pembuangan terbuka paling lama satu tahun terhitung sejak berlakunya UU ini. Lagi-lagi, belum ada satu pun pemerintah daerah yang melaksanakan amanat UU. Mungkin baru DKI Jakarta yang sudah siap untuk menutup TPA Open Dumping.
Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya yang belum memiliki fasilitas pemilahan sampah pada saat diundangkannya UU ini wajib membangun atau menyediakan fasilitas pemilahan sampah paling lama satu tahun. Seperti halnya pemerintah pusat dan daerah, banyak pengelola kawasan tersebut yang tak peduli dengan isi Pasal 45 UU ini.
Hanya saja, UU ini tidak menetapkan sanksi bila yang mengabaikan UU adalah pemerintah itu sendiri. Sanksi hanya diberikan kepada perorangan atau pengelola kawasan yang melanggar norma-norma pengelolaan sampah, mengimpor sampah rumah tangga dan spesifik. Walhasil, UU yang demikian sulit disusun seperti kehilangan gigi karena para pengambil kebijakan sendiri tak mau melaksanakan ketentuan UU. Kalau sudah seperti ini, siapa yang harus disalahkan?
Tak heran bila banyak pihak mengatakan bahwa kunci pengelolaan persampahan secara khusus dan sanitasi pada umumnya tergantung political will (kemauan politik) pemerintah baik di pusat maupun di daerah. Tanpa ada political will, sebaik apapun peraturan yang disusun, pengelolaan persampahan akan tetap amburadul. Dan kita khawatir, bencana demi bencana akan mengancam lingkungan dan rakyat karena keteledoran dalam menangani persampahan yang kian hari kian bertambah. Semoga ini disadari dan tidak sampai bencana menghampiri.
adapted from:
http://sanitasi.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=99:apa-kabar-uu-persampahan&catid=55:berita&Itemid=125
Label:
Artikel Kesling
Dalam Sepi Ku Menanti ( by.Ananda Widya Zahir L.Bindad )
Asa terasa Redup...
Mata yang tak kuncup- kuncupnya berdegup
Tak kenal akan malam yang semakin menyusup
Apakah ini hari yang diam... tanpa kata
Hati yang berdiri tanpa penyangga
Yang Elokkan dunia hanya sekejap
Mampu, tegar...
Berdiri oleh tiupan angin yang saat nanti datang tiba- tiba
Aku...
diriku masih seperti ini bisu yang satu...
rasa sendu di dadaku...
Mata yang tak kuncup- kuncupnya berdegup
Tak kenal akan malam yang semakin menyusup
Apakah ini hari yang diam... tanpa kata
Hati yang berdiri tanpa penyangga
Yang Elokkan dunia hanya sekejap
Wahai insan...Aku tak Mampu tuk katakan bahwa aku
Yang tak kenal Waktu
Tanyakan Hatimu
Apakah Engkau tau diriku
Dimasa itu... nanti
kemudian nanti...saat sepi hadir temani sepi yang gundahkan duri
yang tajam... lengkok dan rapuh..
Mampu, tegar...
Berdiri oleh tiupan angin yang saat nanti datang tiba- tiba
Aku...
diriku masih seperti ini bisu yang satu...
rasa sendu di dadaku...
Label:
Kreasi KesLing
Kamis, 10 Maret 2011
Profil Wakil Ketua HMJ KL
Nama : Al Ghazaly Rasid
TTL : Alur Bandung, 22 Juli 1992
Agama : Islam
Asal : Ketapang
Cita- Cita : To be A good Bussiness man
Kutipan : “Belajar dari kesalahan lebih baik dari pada meratapi kesalahan”
Prodi : Kesehatan Lingkungan D IV
Visi dan Misi : Bersama membangun HMJ Kesehatan Lingkungan Yang lebih baik
Profil Ketua HMJ KL
Nama : Eko Hadma Dewantara
TTL : Pontianak, 12 Desember 1990
Agama : Islam
Asal : Sanggau
Hobi : Organisasi dan Otomotif
Cita- Cita : Ingin menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat
Prodi : Kesehatan Lingkungan D IV
Kutipan : “Menjadi diri sendiri didalam dunia yang dapat mengubahmu menjadi orang lain adalah suatu prestasi terbesar dalam hidupmu”
Visi dan Misi : Menjadikan HMJ Kesehatan Lingkungan Lebih baik dari Sebelumnya
Welcome to HMJ
Woohaa, Welcome to Environtmental Health Official Blog. Blognya Himpunan Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan, atau yang biasa kite sebut HMJ KL ataupun HMJ Kesling. Intinye same ja, Blog ini dibuat sebagai sarana penyampaian Informasi dan segala macam hal yang berkaitan dengan jurusan kite yang tercinte yaitu Jurusan Kesehatan Lingkungan. Semoga saja dengan adanya blog ini, dapat mempermudah penyampaian informasi dari HMJ kepada para rekan- rekan Mahasiswa/I Jurusan Kesehatan Lingkungan.
Sekian dari Redaksi, selamat Membaca
Label:
Welcome
Langganan:
Postingan (Atom)




















