"Menumbuhkan Kreatifitas Generasi Muda Dalam Mengolah Sampah Secara Mandiri"
Satu Harapan Untuk Kemajuan, Himpunan Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PONTIANAK. Maju terus JKL !!!
Label
- Artikel Kesling (11)
- Galeri (1)
- HMJ (6)
- Kegiatan kesling (4)
- Kreasi KesLing (1)
- Ragam Kesling (4)
- Welcome (1)
Laman
Jumat, 18 November 2011
Seminar Kesehatan Lingkungan 2011
Label:
Kegiatan kesling
Senin, 03 Oktober 2011
RI Juara Dunia Buang Hajat di Tempat Terbuka
UNICEF melansir 26 persen populasi Indonesia masih buang air besar di alam terbuka.
UNICEF, badan Perserikatan Bangsa-bangsa untuk perlindungan anak, melansir hasil survei yang menemukan Indonesia bersama India dan China adalah juara-juara dunia untuk buang air besar di tempat terbuka. Indonesia bersama China berada di posisi dua dunia.
Di posisi nomor satu adalah India. UNICEF melansir, 58 persen dari populasi dunia yang buang air besar di alam terbuka berada di India. China dan Indonesia dinyatakan masing-masing memiliki 5 persen warganya yang masih membuang hajat di alam terbuka. Pakistan menempati posisi nomor tiga bersama Ethiopia, masing-masing 4,5 persen. Total, menurut data UNICEF/WHO pada 2010, 1,1 miliar orang di dunia masih buang air besar di alam terbuka.
Menteri Pembangunan Pedesaan India Jairam Ramesh menyatakan data ini memalukan negerinya. “Kami harus membuat program sanitasi sebagai sebuah kampanye politik seperti yang telah dilakukan Gandhi,” katanya kepada The Times of India.
Kampanye politik untuk memberantas kebiasaan buang hajat besar di alam terbuka ini dilansir India pada 2 Oktober, hari kelahiran Mahatma Gandhi, Bapak Bangsa India.
Besarnya persentase penduduk yang berak di alam terbuka didorong oleh besarnya populasi India. Indonesia, yang “hanya” menyumbang angka 5 persen orang yang buang air besar di alam terbuka sedunia, secara nasional angka itu merefleksikan 26 persen populasi penduduk. Ethiopia lebih besar lagi, mencapai 60 persen penduduknya.
Berikut data WHO/ UNICEF soal ini:
- Berak di alam terbuka terus menurun. Angkanya menyusut dari 25 persen populasi dunia di tahun 1990 ke 17 persen di 2008;
- Tahun 2010, 1,1 miliar orang masih buang air besar di alam terbuka. Tujuh negara yakni India, Indonesia, China, Ethiopia, Pakistan, Nigeria, Sudan, Nepal, Brazil, Niger dan Bangladesh menjadi rumah dari 81 persen yang buang air besar di alam terbuka itu.
Sumber: http://nasional.vivanews.com
Label:
Artikel Kesling
Minggu, 11 September 2011
Aksi Simpatik Hari Lingkungan Hidup
![]() |
| Aksi Damai Hari Lingkungan Hidup sedunia |
Maaf telat banget, cuma admin lagi sibuk. hehehe Langsung saja. Puluhan mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekes) Pontianak, menggelar aksi damai di bundaran Tugu Degulis Untan, Senin (6/6).
Aksi itu memperingati hari lingkungan hidup sedunia 5 Juni. Mereka menyuarakan ajakan menjaga lingkungan. Aksi dimulai sekitar pukul 15.30. Tak hanya berorasi, peserta aksi juga membawa spanduk dan membagikan pin yang bertuliskan ajakan menjaga lingkungan kepada para pengendara yang melintas.
Koordinator Lapangan (Korlap), Eko Hadma Dewantara berharap peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh kemarin dapat dijadikan momentum bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan kecintaan terhadap lingkungan. “Kita ingin mengingatkan masyarakat untuk sama-sama bisa menjaga kelestarian lingkungan hidup,” kata Eko menjawab Equator di sela aksi.
Menurut Eko, upaya menjaga kelestarian lingkungan merupakan kewajiban setiap orang. “Minimal menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggalnya, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarang,” seru Eko.
Mahasiswa asal Kabupaten Sanggau itu menilai, sejauh ini lingkungan hidup di Kalbar sudah cukup memprihatinkan. Masih banyak masyarakat melakukan kegiatan yang dapat memicu timbulnya kerusakan terhadap lingkungan.
Aktivitas perusakan lingkungan yang sering dijumpai itu antara lain penebangan liar, pertambangan liar, dan pembakaran lahan yang tidak terkontrol. Kemudian upaya ekspansi sektor perkebunan kelapa sawit yang kebablasan dan tidak mempertimbangkan tata ruang yang ada.
Aktivitas seperti itu, menurut Eko, jelas-jelas akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. “Sekarang sudah sering kita lihat terjadinya banjir besar di sejumlah wilayah, kekeringan panjang, dan suhu yang selalu meningkat,” tukasnya.
Eliya, peserta aksi lainnya berharap pemerintah lebih memerhatikan kelestarian lingkungan di Kalbar. Ia meyakini Kalbar cukup rentan terkena dampak buruk kerusakan lingkungan.
“Pontianak juga termasuk daerah yang rawan, terutama terjadinya banjir. Kondisi ini disebabkan karena Kota Pontianak merupakan kota yang berada di bawah permukaan air laut,” katanya.
Eliya berharap pemerintah melakukan kontrol secara ketat terhadap pemanfaatan lingkungan di Kalbar. Jika terjadi pelanggaran, para pelakunya harus diberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
“Jangan ada kesan pembiaran. Sebab kalau proses perusakan lingkungan ini tidak ditindak, anak cucu kita nanti akan mewarisi lingkungan yang tidak sehat,” seru Eliya. (bdu)
Label:
Kegiatan kesling
Senin, 04 Juli 2011
PENGUMUMAN LOWONGAN KERJA
PENGUMUMAN
Sehubungan dengan telah diterimanya surat dari Ketua Umum HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) DR. Wisnu Hidayat, M.kes yang ditujukan kepada Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan,Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan RI se-Indonesia
Diinformasikan kepada seluruh alumni, khususnya Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Pontianak yang berminat untuk bekerja pada proyek air dan sanitasi di berbagai kabupaten, lebih dari 100 Kabupaten seIndonesia, berikut kami lampirkan isi surat tersebut:
“Sehubungan dengan adanya komunikasi Ketua Majelis Kolegium Kesehatan Lingkungan (MKKL), Bapak DR. Hening Darpito, SKM, Dipl.SE, dengan Kepala Subdit Limbah dan Sampah Bappenas, maka diinformasikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum / Direktorat Penyehatan Lingkungan akan membuat program rekuitment tenaga sanitarian dalam jumlah besar untuk proyek air dan sanitasi di berbagai kabupaten, lebih dari 100 Kabupaten di Indonesia
Untuk kepentingan memberikan kesempatan bekerja bagi para lulusan Politeknik Kesehatan Jurusan Kesehatan Lingkungan, maka dengan ini dimohon bantuan para Ketua Jurusan untuk menyusun daftar para lulusan / sanitarian yang memungkinkan bersedia dimobilisasi untuk keperluan program dimaksud, dan menginformasikan kepada kami melalui e-mail : info@web-hakli.com
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih”.
NB: BAGI PARA ALUMNI JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK YANG BERMINAT SEGERA HUBUNGI KAMPUS JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN UNTUK MENDAFTAR.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan,atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Himpunan Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan (HMJKL)2010/2011
Rabu, 08 Juni 2011
Galeri
Label:
Galeri
Selasa, 07 Juni 2011
Kemah Bhakti KESLING 2011
![]() |
| Peserta Kemah Bhakti 2011 |
Lemukutan, Sesuai agenda kepengurusan HMJ Kesehatan Lingkungan POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK yang secara rutin mengadakan Kemah Bhakti Mahasiswa. HMJKL 2011 menyelenggarakan kemah bhakti tersebut di daerah Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang yang merupakan kawasan konservasi laut.
Acara dimulai Pukul 08.00 dengan Start dari halaman parkir direktorat POLTEKKES, pelepasan dipimpin langsung oleh bapak Khayan,S.K.M. M.Kes. beliau berpesan agar acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan mengingatkan agar para mahasiswa tidak melupakan Ibadahnya sesuai agama yang dipeluk masing-masing.
![]() |
| Peserta dilepas Direktur Poltekkes, Bapak Khayan, S.K.M. M.Kes |
Setelah diakhiri dengan doa, rombongan Kemah Bhakti 2011 yang berjumlah 100-an orang berangkat dengan menggunakan 4 buah Bis. Dengan 2 bis dari Poltekkes dan 2 Bis carteran. Tujuan pertama adalah pelabuhan yang menjadi akses untuk menuju ke Pulau Lemukutan.
Pukul 13.00 Rombongan sampai di pelabuhan dan segera berkemas menuju kapal. Sialnya, kapal utama yang berukuran dan berbobot lebih besar kandas akibat dangkalnya muara sungai. akibatnya kapal tidak dapat bergerak. kapal baru dapat lepas setelah Pak Dedy, Abjar, Eko, dan yang lain turun untuk mendorong kapal. ckckckcck :D
![]() |
| Pak Dedi selaku Pendamping beserta peserta |
![]() |
| Peserta saat diKapal |
Singkat kata, kapal tiba di dermaga/ seteher pulau lemukutan sekitar pukul 15.00. Rasa Letih, capek, Mual, dan kantuk seketika itu juga hilang. Hilang tersapu eksotika Pulau Lemukutan. Pasir Pantainya yang putih, Air laut yang jernih, dan karang- karang beserta isinya yang Indah telah membuat setiap peserta tersihir.
Hari Pertama:
Hari Pertama diisi dengan acara Survey Lapangan oleh setiap kelompok, Kelompok survei mendapat tempat sesuai nomer kelompoknya. akibatnya, kelompok 1 dan 2 yang berarti ke RT 1 dan RT 2 harus menjalani 6 km untuk sampai di tempat(belum survey udah teler tuh :) ). Setelah survei selesai, dilanjutkan dengan acara Presentasi hasil survei. Malamnya, Seluruh peserta diUji mentalnya dengan "PENSI" (Pentas Stretching) peregangan dikitlah, hehehehe.
![]() |
| Eksotika Lemukutan |
Hari Kedua:
![]() |
| Welcome to Lemukutan Island |
HAri kedua diisi dengan acara Senam Pagi dan Lagunya adalahhhhhh....... "No Body". aiiiiiiihhhhhhhhh....... korea pula. ckckckck. setela senam, acara dilanjutkan dengan Out Bond, disinilah mental, kekompakan, dan kesetiaan peserta terhadap peserta lain diuji. Satu sama lain menjadi lebih mengenal karakter diri temannya.
Setelah OutBond, malamnya dilanjutkan dengan PENSI yang sebenarnya, suguhan pentas gokil dari masing- masing kelompok membuat acara menjadi meriah. Oia, terlebih lagi sebelum acara dimulai ada acara kejutan bagi Pandra selaku mentor kelompok sepuluh yang berulang tahun. setelah acara Pensi selesai, dilanjutkan dengan acara keakraban ditemani api unggun. Wuiiihhhh serruuu...
![]() |
| senam No Body :D |
![]() |
| Met Ultah Bg Pandra :) |
Hari Ketiga:
HAri terakhir dan hari kepulangan dari Pulau Lemukutan, berat hati meninggalkan eksotika yang luar biasa. namun setiap peserta mendapatkan kado terindah berupa........... Kulit Hitam. :) hehehehehe
Rombongan tiba kembali di Pontianak sekitar Pukul 19.00, kembali dengan membawa sejuta kenangan. Hidup JKL ... dan tentunya terima kasih untuk Panitia Kemah Bhakti mahasiswa 2011. chaiiyyyoooo...
Hari Ketiga:
![]() |
| Mahasiswa JKL Edisi 2011 (Pojok kiri anda tidak termasuk :D) |
Label:
Kegiatan kesling
Senin, 02 Mei 2011
SMPT POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK 2011/2012
-PENDAFTARARAN POLTEKKES KEMENKES PONTIANAK 2011/2012-
1. Jurusan Kesling D3 n D4
2. Gizi D3
3. Kesehatan Gigi D3
4. Analis Kesehatan D3
5. Kebidanan D3
6. Keperawatan D3 & D4 Keperawatan Medikal Bedah (KMB) dan D4 Keperawatan Komunitas
Persyaratan:
A. Program D3 reguler
1. Jalur UMUM: Diperuntukkan bagi lulusan
- SMA dan sederajat Jurusan IPA dan IPS
- SMK (Teknik bangunan, elektro, mesin, pariwisata, pertanian, industry) khusus Kesling
- SMK Tata Boga Khusus Jurusan Gizi
- SMK Industri Khusus Jurusan Analis Kesehatan
PERSYARATAN:
- Foto copy Ijazah/STTB/SKHU yang sudah dilegalisir 1 lbr
- Pas foto Hitam Putih terbaru 4x6 cm = 5 lbr
- Khusus Kebidanan; Tinggi badan Minimal 155 cm dan JurKep Tinggi bdan Min utk Lk 155 cm dan prmpuan 150 cm
- Umur maksimal 24 thun pada 7 sept 2011
B. Program D4 Reguler
1. Jur Kesling
Seperti poin A
2. Jur Kep
a. Kep D4 KMB untk lulusan IPA n IPS
b. Kep D4 Komunitas utk lulusan D3 Kep
Persyaratan sama dengan Ponit A
=Agenda kegiatan=
Pendaftaran : 9 Mei- 17 Juni 2011
Uji Tulis : 22 Juni 2011
Pengumuman Uji Tulis : 24 Juni 2011
Uji Kesehatan : 27-30 Juni 2011
Pengumuman uji kesehatan : 4 Juli 2011
Registrasi Daftar Ulang : 5 Juli 2011
Perkuliahan : 5 September 2011
Biaya Pendaftaran :
1. Program D3
a. 1 pilihan= Rp.75.000
b. 2 Pilihan= Rp 100.000
2. Program D4 Rp.75.000
Materi Uji:
1. Matematika
2. Bahasa Inggris
3. IPA (Biologi, Fisika, Kimia)
4. Bahasa Indonesia
Biaya Daftar Ulang:
1. Kesling D3 Rp 5.045.000
2. Kesling D4 Rp 6.895.000
3. Keperwatan D3 Rp 7.145.000
4. Keperwatan D4 Rp 7.395.000
5. Gizi Rp 5.345.000
6. Gigi Rp 5.345.000
7. Analis Rp 6.145.000
8. Kebidanan Rp 8.745.000
Minggu, 01 Mei 2011
Catatan Seminar Kesehatan
BKMI UNTAN 27 Maret 2011 sukses mengadakan seminar kesehatan dengan pembahasan Kanker Payudara dan kesehatan Reproduksi. Bertempat di Aula BKKBN Pontianak, acara tersebut di mulai dengan pembacaan Kalam Ilahi. Dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia.
Acara tercebut diisi oleh dua orang narasumber, yaitu dr.Dyah Tut Wuri Handayani yang membahas masalah reproduksi serta kanker payudara dan seorang konselor seks dr. Chairul Fuad, M.Kes yang membahas permasalahan tersebut dari segi PSIKOLOGI.
Beberapa intisari dari seminar alat reproduksi dan kanker payudara tersebut adalah menjelaskan bahaya yang sering terjadi. 8 point masalah yang terkait langsung dengan fungsi dan proses reproduksi remaja. Antara lain:
1. Remaja Aktif sexual sebelum tercapai kematangan mental dan social.
2. Kehamilan yang tidak diinginkan remaja
3. Kondisi remaja yang tidak mendukung kehamilan
4. Percobaan aborsi yang taka man
5. Terkena infeksi PMS/ HIV
6. Resiko berganti pasangan seksual
7. Resiko komplikasi kehamilan dan persalinan
8. Resiko komplikasi BBLR dan lainnya
Sedangkan Kanker, memiliki beberapa factor Resiko yang menyebabkannya:
1. Tidak Menikah
2. Menikah tidak mempunyai anak
3. Memiliki anak tetapi tidak menyusui
4. Sosial ekonomi mapan
5. Kebiasaan Merokok
Selain itu, penyebab kematian bayi pada umumnya adalah pemotongan tali pusar yang tidak steril. Sedangkan pada ibu, kematian disebabkan oleh:
1. Pendaharahan 28%
2. Infeksi 11%
3. Eklamsia 24%
4. Abortus 5%
5. Partus Macet/ lama 5%
6. Emboli obstetric 5%
7. Trauma Obstetrik 3%
8. Komplikasi puer perium 8%
9. Lain- lain 8%
Label:
Artikel Kesling
Rabu, 13 April 2011
Bahaya Radiasi Nuklir
Jakarta (Solopos.com)--Bencana di Jepang memicu kekhawatiran akan adanya kebocoran reaktor nuklir seperti yang terjadi di Chernobyl tahun 1986. Dampak radiasi bermacam-macam, ada yang bisa dirasakan seketika dan ada yang baru muncul dalam jangka panjang.
Kebocoran reaktor nuklir terburuk dalam sejarah terjadi di Chernobyl, Ukraina pada April 1986. Selain memicu evakuasi ribuan warga di sekitar lokasi kejadian, dampak kesehatan masih dirasakan para korban hingga bertahun-tahun kemudian misalnya kanker, gangguan kardiovaskular dan bahkan kematian.
Secara alami, tubuh manusia memiliki mekanisme untuk melindungi diri dari kerusakan sel akibat radiasi maupun pejanan zat kimia berbahaya lainnya. Namun seperti dikutip dari Foxnews, Minggu (13/3/2011), radiasi pada tingkatan tertentu tidak bisa ditoleransi oleh tubuh dengan mekanisme tersebut.
Editor kesehatan dari Foxnews Health, Dr Manny Alvarez mengatakan ada tiga faktor yang mempengaruhi dampak radiasi nuklir. Ketiganya meliputi total radiasi yang dipejankan, seberapa dekat dengan sumber radiasi dan yang terakhir adalah seberapa lama korban terpejan oleh radiasi.
Ketiga faktor tersebut akan menentukan dampak apa yang akan dirasakan para korban. Radiasi yang tinggi bisa langsung memicu dampak sesaat yang langsung bisa diketahui, sementara radiasi yang tidak disadari bisa memicu dampak jangka panjang yang biasanya malah lebih berbahaya.
Dampak sesaat atau jangka pendek akibat radiasi tinggi di sekitar reaktor nuklir antara lain sebagai berikut.
1. Mual muntah
2. Diare
3. Sakit kepala
4. Demam.
Sementara itu, dampak yang baru muncul setelah terpapar radiasi nuklir selama beberapa hari di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Pusing, mata berkunang-kunang
2. Disorientasi atau bingung menentukan arah
3. Lemah, letih dan tampak lesu
4. Kerontokan rambut dan kebotakan
5. Muntah darah atau berak darah
6. Tekanan darah rendah
7. Luka susah sembuh.
Dampak kronis alias jangka panjang dari radiasi nuklir umumnya justru dipicu oleh tingkat radiasi yang rendah sehingga tidak disadari dan tidak diantisipasi hingga bertahun-tahun. Beberapa dampak mematikan akibat paparan radiasi nuklir jangka panjang antara lain sebagai berikut.
1. Kanker
2. Penuaan dini
3. Gangguan sistem saraf dan reproduksi
4. Mutasi genetik.
(dtc/tiw)
Label:
Artikel Kesling
Dies Natalis Poltekkes Kemenkes Pontianak ke X
Sejak hari pertama DIES NATALIS KE X POLTEKKES KEMENKES berlangsung, atmosfir persaingan sudah sangat terasa. Partai pertama futsal putra mempertemukan JKL A vs Analis Kesehatan B, pertandingan berlangsung sengit. namun, secara keseluruhan JKL A mengontrol jalannya pertandingan dengan kemenangan 4-1. hal ini terus berlangsung pada babak lanjutan melawan Gizi dengan kemenangan 5-2. Sayangnya, langkah JKL dihentikan oleh Keperawatan A dengan kekalahan 2-0. begitu juga dengan JKL B, harus tumbang ditangan keperawatan B dengan skor 4-2. Mengakibatkan JKL harus puas ditempat ke 3.
Dibabak Futsal Putri, JKL ditumbangkan oleh Keperawatan dengan skor tipis 1-0 akibat dari blunder free kick yang tepat mengarah ke para pemain Keperawatan.
Pada babak lainnya, volly putra berhasil meraih posisi pertama setelah berhasil menumbangkan Keperawatan 3-2. hal ini berbanding terbalik dengan kekalahan Tim volly putri JKL yang harus tumbang ditangan kebidanan yang menjadi juara Volly Putri. Namun, JKL putri berhasil merebut tempat ke 3 setelah menumbangkan Gigi di Final. Tidak jauh berbeda, pada pertandingan Badminton berregu JKL harus mengakui dominasi keperawatan yang beranggotakan pemain PORDA.Berikut Perolehan JKL pada Dies Natalis Ke X:
1. Juara 1 Volly Putra
2. Juara 3 Volly Putri
3. Juara 3 Futsal Putra
dan Mendapat Juara 2 dalam perlombaan Menghias Tumpeng di Hari Gizi Nasional yang di selenggarakan Jurusan Gizi...
Kamis, 07 April 2011
Dies Natalies 2011
Environtmental Health Squad
Futsal Cowok:
A Team:
1. Putra
2. Ell
3. Eki
4. Diki (GK)
5. Arif
Cadangan: Budi, Edwin, Leo
B Team:
1. Ikhlas
2. Evandri
3. Rangga
4. Andri
5. Fikri (GK)
Cadangan: Teguh, Saipul, Wiky, Ari
Futsal Cewek:
1. Meli
2. Lena
3. Ita
4. Een
5. Suryani
Cadangan: Yeyen, Widia, Endang, Ririn, Selia
PENANGGUNG JAWAB: ERVANDI, ELLIA
Volly Cowok:
1. Sulisetiyadi
2. Fathul (Smstr 2)
3. Pandra (Smstr 4)
4. Habzar (smstr 4)
5. Mulyono (smstr 2)
6. Fajar
Cadangan: Leovardus(smtr 2), Hendra J(smstr 2), Bernard(smstr 2)
Volly Cewek:
1. Wenny ( smtr 2)
2. Anse (smstr 4)
3. Ririn (smstr 2)
4. Meity (Smstr 2)
5. Wiwik (smstr 2)
6. .
Casangan: Ade Indri, Lena, Vivi, Ema, Nuri
PENANGGUNG JAWAB: FATHUL BAHRI
NB: BAGI YANG INGIN MENGKLARIFIKASI NAMA- NAMA PESERTA DIES NATALIS HARAP MENGHUBUNGI PENANGGUNG JAWAB MASING- MASING OLAHRAGA
TTD
KETUA HMJKL
Kamis, 24 Maret 2011
Robot Ini Solusi Komunikasi Mati Saat Bencana
VIVAnews -- Semua hal lumpuh saat bencana terjadi, termasuk sistem komunikasi. Padahal, untuk membangun jaringan komunikasi di area bencana sering kali makan waktu, dan itu berakibat fatal, menghambat kerja tim penyelamat untuk menyelamatkan banyak nyawa.
Namun, sistem terbaru berupa robot yang bisa terbang secara otonom kini sedang dikembangkan oleh Federal Institute of Technology in Lausanne (EPFL). Robot terbang ini bisa membentuk jaringan darurat nirkabel yang lebih cepat, lebih bisa diandalkan, dan lebih terjangkau.Robot ini bagian dari Swarming Micro Air Vehicle Network (SMAVNET) atau proyek riset Laboratory of Intelligent Systems (LIS) EPFL yang bertujuan mempelajari kecerdasan binatang, meniru dan perilaku kolektif koloni binatang atau serangga. "Tujuannya, untuk menciptakan sebuah sistem yang dapat diterapkan dalam skrenario bencana," kata ilmuwan riset LIS, Jean-Christophe Zufferey seperti dimuat CNN."Kami memulai penelitian di EPFL pada robot yang terispirasi biologi pada tahun 2001, mulai dari robot serangga yang bisa menghindar dari kemungkinan menubruk dinding atau tanah. Setelah sukses, kami melangkah maju dengan melakukan penelitian di luar ruangan."Lantas, hal itu mengawali pembuatan "flying wing" atau "sayap terbang" -- satu dari 10 perangkat yang diterbangkan secara bersamaan -- sebagai bagian dari proyek SMAVNET.Sayap-sayap terbang itu dibuat dari busa plastik ringan bertenaga baterai lithium di motor belakangnya. Micro Air Vehicles (MAVs) -- demikian ia dinamakan, diluncurkan seperti Frisbee. Lihat video demonstrasinya di sini.Setelah mengudara, sistem autopilot akan mengontrol ketinggian, kecepatan, dan laju beloknya. Di saat yang sama MAVs menghindari tabrakan udara dengan berkomunikasi satu sama lain melalui sensor aliran optik.Sensor yang dipasang di depan setiap MAV, memungkinkan untuk mendeteksi jarak antara obyek dan berubah arah jika mereka terlalu dekat satu sama lain. Inspirasinya berasal dari kerumunan semut yang berjalan beriringan dari sarang mereka ke sumber makanan. "Sensor mirip dengan yang ditemukan di sebuah mouse komputer - mereka benar-benar detektor optik bagus," kata Zufferey.Data final untuk proyek SMAVNET saat ini sedang dikumpulkan sebelum peneliti LIS memulai sebuah proyek tindak lanjut yang disebut "Swarmix"-- yang akan mengeksplorasi bagaimana kawanan robot dapat digunakan untuk membantu penanganan di daerah bencana.Idenya, kelompok MAVs yang diterbangkan bersamaan akan dilengkapi dengan modul nirkabel kecil untuk membentuk sebuah jaringan ad-hoc yang bisa digunakan tim penyelamat untuk berkomunikasi.Robot terbang kecil memiliki keunggulan daripada perangkat jaringan di atas tanah. Setidaknya, medan pasca bencana yang sulit tak lagi jadi halangan. Alat ini juga tak tergantung sensor yang mahal atau peralatan lahar.Namun, alat ini belum sempurna. Perlu sejumlah modifikasi. Masalah yang paling kentara adalah daya tahan - MAVs yang berukuran kecil hanya mampu bertahan di udara selama 30 sampai 60 menit. Energi surya sedang dipertimbangkan untuk memecahkan masalah ini.Sebaliknya, ada keuntungan dari ukuran pesawat yang kecil -- yang beratnya sekitar 420 gram, yakni tidak akan menyebabkan kerusakan jika menabrak sesuatu atau orang.Tak hanya menyediakan jaringan komunikasi saat bencana, pesawat ini juga bisa digunakan dalam berbagai misi; foto udara, pemetaan 2D dan 3D, juga untuk pemantauan lingkungan.Kapan produk ini bisa dipasarkan? Kata Zufferey, tunggu hingga dua sampai empat tahun mendatang.
Label:
Ragam Kesling
Langganan:
Postingan (Atom)














